Shopee Affiliates vs Shopee Ads: Apa Bedanya?

BAIK Digital ·

Shopee Affiliates vs Shopee Ads: Apa Bedanya?

Shopee Affiliates bayar komisi per penjualan, sedangkan Shopee Ads bayar per klik atau per impresi — dua mekanisme biaya yang sangat berbeda dan keduanya bisa jalan bersamaan tergantung tujuanmu.

Banyak seller Shopee yang bingung: mana yang lebih worth it, Affiliates atau Ads? Jawabannya bukan salah satu — tapi tergantung di mana posisi tokomu sekarang dan apa yang kamu kejar. Kalau salah pilih strategi, budget bisa habis tapi konversi nihil.


Mekanisme Biaya: Komisi vs CPC/CPM

Perbedaan paling fundamental ada di cara kamu bayar.

Shopee Affiliates pakai model komisi. Kamu setting persentase komisi (biasanya 3–15% dari harga produk), dan kreator atau affiliator yang promosi produkmu. Mereka baru dibayar kalau terjadi transaksi. Artinya, kalau tidak ada penjualan, kamu tidak keluar biaya sepeser pun. Model ini sangat cocok untuk brand yang belum yakin dengan daya tarik konten organiknya, tapi punya margin cukup untuk berbagi komisi.

Shopee Ads pakai model berbasis klik (CPC — Cost Per Click) atau impresi (CPM — Cost Per Mille). Kamu bayar setiap ada yang klik iklanmu, terlepas apakah mereka beli atau tidak. Ada tiga jenis utama: Search Ads (muncul di hasil pencarian), Discovery Ads (muncul di feed atau rekomendasi), dan produk boost. Biaya per klik di Shopee Ads bisa mulai dari Rp150 sampai Rp1.500 tergantung kompetisi keyword dan kategori.

Intinya: Affiliates = bayar kalau jual. Ads = bayar kalau diklik.


Cost Structure dan Cara Hitung Efisiensi

Sebelum memutuskan mana yang dipakai, kamu perlu hitung efisiensi masing-masing secara jujur.

Hitung efisiensi Affiliates:

Kalau angka itu masih di bawah margin bersih kamu, Affiliates masih worth it.

Hitung efisiensi Shopee Ads:

Kalau CIR terlalu tinggi (misalnya 30%+), ada yang salah: bisa listing belum optimal, bidding terlalu agresif, atau produk memang kurang relevan dengan keyword yang dipilih.


Kapan Pakai Keduanya, Kapan Cukup Salah Satu

Gunakan Shopee Ads saja kalau:

Gunakan Affiliates saja kalau:

Kombinasikan keduanya kalau:

Di BAIK Digital, banyak brand fashion dan lifestyle yang kami tangani akhirnya pakai kombinasi keduanya setelah melihat data. Biasanya Ads jalan untuk produk bestseller, Affiliates untuk produk yang butuh edukasi lebih banyak.


Perbandingan Cepat: Affiliates vs Ads

Aspek Shopee Affiliates Shopee Ads
Model bayar Komisi per transaksi CPC atau CPM
Risiko biaya Rendah (bayar kalau jual) Lebih tinggi (bayar per klik)
Kontrol penempatan Tidak ada Tinggi
Kecepatan hasil Lambat (tergantung kreator) Cepat
Data performa Terbatas Granular
Cocok untuk Produk dengan social proof kuat Produk baru atau high-intent keyword

Kesimpulan: Pilih Strategi Berdasarkan Data, Bukan Asumsi

Shopee Affiliates dan Shopee Ads bukan rival — mereka bisa saling melengkapi. Kuncinya adalah tahu posisi tokomu sekarang: margin seperti apa, produk sudah punya bukti sosial belum, dan apa objective utamamu di bulan ini. Hitung CIR untuk Ads dan % biaya akuisisi untuk Affiliates, lalu putuskan berdasarkan angka. Brand-brand yang dikelola BAIK Digital selalu mulai dari data sebelum mengalokasikan budget — dan hasilnya biasanya lebih efisien 20–40% dibanding trial-error tanpa sistem.


FAQ

Apakah Shopee Affiliates dan Shopee Ads bisa jalan bersamaan? Ya, keduanya bisa aktif sekaligus. Bahkan untuk banyak brand, kombinasi ini lebih efektif: Ads untuk menangkap demand yang sudah ada (orang yang aktif cari produkmu), Affiliates untuk menciptakan awareness baru via konten kreator.

Berapa komisi wajar untuk Shopee Affiliates? Tergantung kategori dan margin produkmu. Fashion dan beauty biasanya 5–12%, produk dengan margin tipis (elektronik, makanan) biasanya 2–5%. Yang penting, komisi yang kamu set harus masih meninggalkan margin bersih yang sehat setelah dikurangi COGS dan biaya operasional.

Apa itu CIR di Shopee Ads dan berapa angka idealnya? CIR (Cost-to-Income Ratio) adalah rasio biaya iklan terhadap pendapatan dari iklan. Rumusnya: total biaya iklan dibagi total omzet dari iklan, dikalikan 100%. Angka ideal berbeda per kategori — fashion biasanya 8–15%, produk kebutuhan sehari-hari bisa lebih ketat di 5–10%. Kalau CIR kamu di atas 20%, saatnya evaluasi listing dan strategi bidding.

Shopee Ads mana yang paling efektif untuk seller baru? Untuk seller baru, mulai dengan Search Ads pada keyword yang paling relevan dengan produkmu. Ini menangkap orang yang sudah punya niat beli. Setelah toko punya review dan data konversi yang cukup (minimal 50–100 transaksi), baru tambah Discovery Ads untuk jangkauan lebih luas.

Apakah Shopee Affiliates bisa dipakai tanpa Shopee Ads sama sekali? Bisa, terutama untuk brand yang sudah established dengan banyak review positif. Tapi untuk brand baru atau produk yang belum punya social proof, mengandalkan Affiliates saja berisiko — kreator cenderung memilih produk yang sudah terbukti terjual untuk memaksimalkan komisi mereka.

← Kembali ke semua artikel Diskusi strategi dengan BAIK Digital →