Shopee Ads vs Tokopedia Ads: Mana yang Diprioritaskan?

BAIK Digital ·

Shopee Ads vs Tokopedia Ads: Mana yang Diprioritaskan?

Pilihan antara Shopee Ads dan Tokopedia Ads bukan soal platform mana yang lebih bagus secara umum — tapi tentang di mana target pembelimu lebih banyak, kategori produkmu lebih kuat, dan kompetitor kamu sudah atau belum mendominasi.

Pertanyaan “mana yang lebih bagus, Shopee atau Tokopedia?” adalah pertanyaan yang salah. Yang benar adalah: “Di platform mana produk saya punya peluang terbaik untuk menang?” Dan jawabannya berbeda untuk setiap kategori produk.

Mari kita bedah dengan logika yang lebih praktis.

Profil Pengguna: Siapa yang Belanja di Mana

Memahami profil pengguna kedua platform adalah starting point yang penting.

Shopee:

Tokopedia:

Ini tidak absolut — tapi sebagai panduan awal sudah cukup.

Keputusan Berdasarkan Kategori Produk

Pilih Shopee Ads sebagai prioritas jika produkmu masuk kategori:

Pilih Tokopedia Ads sebagai prioritas jika produkmu masuk kategori:

Kategori yang kompetitif di keduanya dan perlu analisis lebih dalam:

Untuk kategori ambivalen ini, cara paling jujur untuk memutuskan adalah cek di mana kompetitor utamamu lebih aktif — dan di mana kamu punya ruang untuk menang.

Perbandingan Format Iklan: Fitur yang Tersedia

Shopee Ads punya:

Tokopedia Ads punya:

Secara umum, ekosistem iklan Shopee lebih mature dan punya lebih banyak format. Ini keunggulan nyata untuk brand yang mau eksperimen dengan berbagai touchpoint iklan.

Analisis Kompetitor: Di Mana Kamu Bisa Menang

Ini mungkin faktor yang paling underrated dalam keputusan ini. Kalau kompetitor utama kamu sudah sangat dominan di Shopee — punya ribuan review, brand yang kuat, dan iklan yang agresif — biaya untuk bersaing di sana akan sangat tinggi.

Dalam kondisi seperti itu, Tokopedia bisa jadi “blue ocean” sementara — pasar yang belum terlalu besar tapi kompetisinya lebih longgar, sehingga kamu bisa mendapat posisi yang lebih baik dengan budget yang lebih efisien.

Cara cek kompetitor:

  1. Cari keyword utama produkmu di keduanya
  2. Lihat berapa seller yang aktif beriklan (ada ikon “Iklan” atau “Ad” di listing)
  3. Cek rating dan review volume kompetitor teratas
  4. Estimasi: seberapa ketat persaingannya?

Kalau Shopee jauh lebih ramai, pertimbangkan mulai dari Tokopedia.

Haruskah Jalan di Dua Platform Sekaligus?

Jawaban jujurnya: idealnya ya — tapi tidak di hari yang sama kalau resourcenya terbatas.

Banyak brand mencoba jalan di dua platform bersamaan tanpa kapasitas untuk mengoptimalkan keduanya. Hasilnya: keduanya tanggung, dan tidak ada yang benar-benar optimal.

Rekomendasi yang lebih praktis:

  1. Mulai dengan satu platform yang paling logis untuk kategorimu
  2. Bawa ke titik profitable dan teroptimalkan (bisa butuh 2-4 bulan)
  3. Baru ekspansi ke platform kedua dengan template dan learning dari platform pertama

Pendekatan ini yang biasanya direkomendasikan BAIK Digital ke brand yang baru mau main marketplace ads — fokus dulu, baru ekspansi. Bukan karena tidak percaya pada dua platform, tapi karena optimasi yang setengah-setengah di dua tempat kalah produktif dari satu yang dikerjakan dengan serius.

Pertimbangan Teknis: Integrasi dan Management

Satu hal yang sering diabaikan: kemampuan tim untuk mengelola iklan di dua platform sekaligus. Dashboard Shopee Ads dan Tokopedia Ads berbeda secara antarmuka, metrik, dan cara kerjanya.

Kalau kamu punya satu orang yang pegang keduanya tanpa pengalaman yang cukup, probabilitas salah baca data dan salah keputusan jauh lebih tinggi. Lebih baik satu platform yang dikuasai dengan baik daripada dua yang dikelola setengah-setengah.

Kesimpulan: Prioritas Berdasarkan Data, Bukan Asumsi

Shopee vs Tokopedia bukan pertanyaan yang bisa dijawab universal. Mulai dengan analisis kategori produk dan profil pembeli, cek kompetitor di keduanya, lalu putuskan dengan logika — bukan dengan “kata orang lebih bagus yang ini.”

Pilihan platform yang tepat dengan budget moderat hampir selalu mengalahkan platform yang salah dengan budget besar. Dan kalau kamu butuh analisis lebih dalam untuk kategori spesifikmu, itu adalah percakapan yang layak dilakukan dengan partner yang berpengalaman di kedua ekosistem.

FAQ

Apakah algorithm ranking Shopee dan Tokopedia berbeda? Ya, keduanya punya algorithm sendiri. Shopee lebih menekankan pada performa penjualan dan review recency, sementara Tokopedia juga mempertimbangkan faktor kepercayaan toko dan badge verifikasi. Strategi SEO organik di keduanya perlu disesuaikan.

Biaya iklan mana yang lebih murah, Shopee atau Tokopedia? Secara umum, biaya per klik di Shopee lebih kompetitif (tapi persaingannya juga lebih ketat). Tokopedia bisa lebih mahal di beberapa kategori. Tapi “lebih murah” bukan metrik yang tepat — yang penting adalah CIR atau ROAS akhirnya. Platform yang lebih murah tapi konversinya rendah tidak lebih baik.

Apakah perlu buka toko di kedua platform? Tidak harus dari hari pertama. Fokus di satu platform dulu sampai solid, lalu expand. Tapi kalau kategori produkmu memang kuat di dua platform, membuka toko di keduanya (meski iklan hanya di satu dulu) bisa membantu visibilitas organik.

Bagaimana dengan TikTok Shop — haruskah masuk juga? TikTok Shop adalah pemain yang semakin relevan, terutama untuk kategori fashion, beauty, dan produk yang bisa “didemonstrasikan” secara visual. Kalau tim kamu punya kapasitas untuk konten dan live, TikTok Shop layak dipertimbangkan — tapi ini strategi tersendiri yang perlu direncanakan dengan matang.

Mana yang lebih baik untuk brand baru yang mau cepat dapat penjualan pertama? Shopee biasanya lebih cepat untuk brand baru konsumer goods karena traffic yang lebih besar dan kultur diskon yang membuat pembeli lebih willing to try produk baru. Tapi ini sangat bergantung pada kategori — untuk produk teknis dan elektronik, Tokopedia bisa lebih tepat.

← Kembali ke semua artikel Diskusi strategi dengan BAIK Digital →