1173 artikel · Halaman 69 dari 98
LinkedIn Webinar Lead Gen dan Big Idea + Micro-Targeting: Sistem B2B yang Convert
James Turner (LinkedIn Advertising) + Ken Auletta (Frenemies): sistem LinkedIn Webinar untuk B2B lead generation dengan booking rate 20-25%, dan Big Idea + Micro-Targeting Hybrid — satu emotional campaign truth yang dieksekusi berbeda per segment. Plus: 3 Forces yang sedang membentuk ulang industri advertising global dan implikasinya untuk brand Indonesia.
New Rules of Marketing dan Connected CRM: Sistem Digital yang Membawa Pelanggan ke Kamu
David Meerman Scott (New Rules of Marketing & PR) + David Williams (Connected CRM): siapapun sekarang bisa jadi publisher — bisnis yang menang adalah yang memproduksi konten bernilai untuk audiensnya. Pull vs Push, Viral Content Formula, CLV Model, Channel Strategy berbasis peran audiens, dan CCRM — sistem yang menyeimbangkan brand building dengan direct response.
Service Marketing dan 3 Revenue Levers: Tumbuh Tanpa Harus Tambah Pelanggan Baru
Harry Beckwith (Selling the Invisible) + Jay Abraham (Getting Everything You Can): layanan tidak bisa dilihat atau dicicipi sebelum dibeli — ini mengubah segalanya tentang cara memasarkannya. Service Marketing Paradox, Irrational Buying Psychology, Focus-Position Framework, 3 Revenue Levers dengan compound effect, Better-Than-Risk-Free Guarantee, dan Host-Beneficiary Partnership.
Sistem Lead Gen Satu Minggu: Niche, Lead Magnet, Drip, dan PPC yang Berjalan Otomatis
Mark Satterfield (One Week Marketing Plan) + Mark Smith (Targeted): sistem lead generation lengkap yang bisa dibangun dalam 5 hari dan berjalan otomatis. Niche discovery, lead magnet formula, landing page structure, drip campaign 7-email dengan timing spesifik, PPC keyword strategy, dan Joint Venture system untuk brand Indonesia.
11 Studi Kasus Data Lapangan: Pelajaran Growth dari Brand Indonesia
Data real dari eksekusi performance marketing multi-industri di Indonesia: homeware (Rp2M/5 bulan zero endorse), fashion shapewear (Rp200M → Rp3B/bulan), F&B offline (Rp8.8M spend → 388K reach + 1.000+ shares), edukasi (nol ke puluhan miliar/tahun), dan 7 kasus lainnya. Plus framework budget allocation, BEP ROAS, dan cross-cutting principles yang berlaku di semua industri.
Value-Based Pricing: Kenapa 68% Pelanggan Pergi Bukan karena Harga
Peter Hill (Pricing for Profit): hanya 10% pelanggan pergi karena harga — 68% pergi karena merasa tidak dipedulikan. 4 Strategi Pertumbuhan Bisnis, 3 Pendekatan Harga (dan mengapa 2 di antaranya salah), Value Perception Framework, Price Presentation Rules, dan panduan lengkap kapan dan bagaimana menaikkan harga tanpa kehilangan klien.
Agile Selling: Mental Folders, Situational Credibility, dan Cara Adapt Cepat
Jill Konrath (Agile Selling): meta-skill yang lebih penting dari teknik sales apapun — kemampuan belajar cepat dan beradaptasi ketika produk, pasar, atau buyer berubah. Mental Folders System, Situational Credibility, Meeting Preparation Protocol, dan cara mengubah habits yang menghambat performa.
Attention Economy: Brand Emosional dan Cara Hasilkan Perhatian Tanpa Interupsi
Faris Yakob (Paid Attention) + Gini Dietrich (Spin Sucks): di era kelimpahan konten, perhatian adalah mata uang yang paling langka. Formula Attention = Value × Relevance × Authenticity, brand sebagai konstruksi emosional, Value Exchange Advertising (Red Bull, Nike Plus), Content Vision System, dan Trust-Based PR yang tidak bisa dibobol oleh satu Google search.
Behavioral Alchemy: Mengapa Solusi Irasional Lebih Efektif dari yang Logis
Rory Sutherland (Ogilvy) membuktikan: manusia tidak berperilaku secara rasional, dan solusi terbaik untuk masalah marketing sering kali bukan solusi yang paling logis. Dari Uber map hingga Betty Crocker egg, behavioral alchemy mengubah cara berpikir tentang product dan customer experience.
Big Idea vs Data: Cara Menggabungkan Iklan Emosional dengan Targeting Presisi
Tiga kekuatan yang mengubah industri periklanan: dominasi first-party data, personalization vs big idea, dan platform disintermediation. Dari riset Ken Auletta (Frenemies): framework Big Idea + Micro-Targeting Hybrid yang membuat brand menang di kedua level.
Cara Membuat Brand Promise yang Kuat dan Berbeda
Brand promise adalah inti dari positioning, pernyataan yang menentukan ekspektasi customer dan membedakan brand Anda dari kompetitor. Kebanyakan brand Indonesi
Cara Membuat Brief Iklan yang Menghasilkan Creative Terbaik
Brief iklan yang baik adalah dokumen yang memungkinkan tim creative menghasilkan output yang on-point tanpa perlu bolak-balik revisi, ia harus mencakup.